Mengkhawatirkan…itulah mungkin kata yang cocok untuk mengungkapkan kondisi Bimbingan Konseling di Kota Blitar. Perlu diketahui saja, di Blitar ada 11 Sekolah Menengah Pertama Negeri yang mempunyai Bimbingan Konseling. Masing-masing dari sekolah ini juga mempunyai Konselor yang memang sih tak semuanya backgroundnya asli S1 Bimbingan Konseling. Namun, jika kita mau dan sudi melihat kondisi Bimbingan Konseling ini di sekolah-sekolah negeri ini, pastinya siapapun akan mengurut dada. prihatin dengan semua kondisi yang ada.
yang perlu disoroti utamanya ialah ruangan yang seringkali tidak memadai untuk melakukan kegiatan Bimbingan Konseling. Selain itu juga sarana prasarana yang juga kurang lengkap dan memang kadang tidak dilengkapi membuat para konselor itu tak nyaman berada di ruangannya. ditambah lagi dengan tugas yang seabreg banyaknya. pokoknya singkatnya kasihan benar para konselor di blitar, tanggung jawab segunung tapi fasilitas seiprit.
Apalagi kalo ada kinerja, BK dituduh orang yang gak punya pekerjaan, nganggur dan seneng kluyar-kluyur. BK itu enak, kata guru yang lain. gaji sama tapi pekerjaan hanya duduk dan home visit.
Apa bener begitu sih?????? kalo emang bener mending jadi guru BK dong daripada jadi guru mata pelajaran. nah……kalo memang begitu..kita dari komunitas Guru BK nantang para Guru MaPel buat gantiin tugas kita???? mau..??????